
Salah satu rukun puasa adalah berniat puasa pada malam harinya dengan batas akhirnya adalah sebelum fajar atau sebelum waktu Shubuh. Lalu bagaimana lafaz niat puasa yang benar ?
Mungkin kita semua sudah hafal dengan niat puasa Ramadhan yang setiap selesai sholat Tarawih di bulan Ramadhan selalu kita baca. Akan tetapi, apakah lafaznya sudah benar ? Mari kita cek bersama. Inilah lafaz puasa yang benar dan sesuai dengan Tata Bahasa Arab atau yang dikenal dengan Ilmu Nahwu :

Banyak diantara jamaah yang mungkin bertanya mengapa dibaca Romadhoni dan bukan Romadhona ? Penjelasannya adalah sebagai berikut :
Lafaz Romadhon adalah isim yang tidak dapat menerima tanwin, sehingga dalam kedudukan jarr, maka kalimat Romadhon hanya akan dibaca Romadhona dalam dua kondisi, yaitu :
Oleh karena dalam niat puasa, kalimat Romadhon dimudhofkan kepada isim setelahnya (yaitu isim Isyaroh / Hadzihi) maka lafaz Romadhon, menjadi dibaca Romadhoni.
Penjelasan lengkapnya seperti yang disampaikan oleh KH Fakhruddin Al Bantani dapat disaksikan di sini : https://mniangsana.org/video/lafaz-niat-puasa-yang-benar/
| Luas Area | 220 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 2004 |